Anak SD Kelas 2 Hafal 3 Juz Al-Qur’an, Siap Masuk Juz ke-4 di Sekolah Genetika Qur’an

sekolahgenetikaquran.sch.id – Prestasi luar biasa ditorehkan oleh seorang siswa Sekolah Genetika Qur’an. Di usianya yang masih belia, seorang anak kelas 2 SD sudah mampu menghafal 3 juz Al-Qur’an dan kini sedang bersiap melanjutkan ke juz ke-4.

Aisyah silmi Atifah (8 tahun), siswa Sekolah Genetika Qur’an, yang kini menjadi sorotan karena ketekunannya dalam menghafal Al-Qur’an. Di tengah kesibukan belajar sebagai siswa kelas 2 SD, Aisyah mampu menyisihkan waktunya setiap hari untuk mengulang dan menambah hafalannya. Kini, dua juz sudah ia hafal dengan lancar: Juz 30, Juz 29 dan Juz 1, dan ia sedang berjalan masuk ke Juz 2.

“Awalnya Aisyah memang suka mendengarkan murotal sejak kecil. Kami membiasakan tilawah bersama sebelum tidur,” ujar sang ibu. “Saat masuk di Sekolah Genetika Qur’an, semangatnya makin bertambah karena lingkungan yang positif dan penuh dukungan.”

Sekolah Genetika Qur’an dikenal sebagai sekolah yang menggabungkan pendidikan umum dengan program tahfiz Al-Qur’an intensif. Di sini, para siswa didampingi oleh para ustaz dan ustazah yang berpengalaman dalam metode menghafal, dengan pendekatan yang sesuai dengan usia anak-anak. Metode fun learning, tahfiz story-based, dan visualisasi ayat menjadi ciri khas pendekatan pembelajaran Al-Qur’an di sekolah ini.

“Setiap anak memiliki potensi luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an. Tugas kami adalah menumbuhkan cinta Al-Qur’an terlebih dahulu, baru kemudian membimbing mereka secara bertahap sesuai kemampuan,” jelas Ustaz Budi Dartono, guru tahfiz Aisyah di sekolah.

Ketekunan dan semangat Aisyah menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Dalam kesehariannya, ia tetap bermain, belajar, dan beraktivitas seperti anak-anak lain. Namun, ada yang membedakannya — komitmen kuat untuk menjaga hafalan yang sudah ia miliki.

“Kami tidak memaksa anak harus cepat banyak hafal. Yang terpenting adalah cinta Al-Qur’an dan menjaga hafalan dengan benar. Alhamdulillah, Aisyah sangat menikmati proses ini,” ujar orang tuanya.

Target Aisyah adalah menyelesaikan hafalan 30 juz saat lulus SD. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan yang kondusif, bukan hal yang mustahil target itu bisa tercapai.

Semoga semakin banyak generasi muda seperti Aisyah yang tumbuh menjadi pecinta dan penjaga Al-Qur’an. Karena sejatinya, para penghafal Al-Qur’an adalah cahaya bagi umat dan penerus risalah Islam yang penuh keberkahan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
liburan bahagia bersama quran